Haris Muntaha Geram: Ada Apa Walikota dengan TP3KS Kota Semarang?

Terkini 07 Sep 2026 20:57 • 2 min read • 27 views • By Red

Share berita ini

Haris Muntaha Geram: Ada Apa Walikota dengan TP3KS Kota Semarang?
#sorotan

Target Investigasi 

SEMARANG - Haris Muntaha,SE (aktifis senior,pegiat media sosial ) geram melihat sikap Wali Kota Semarang Agustin yang dinilai tetap mempertahankan Tim Percepatan Pengendalian Pembangunan Kota Semarang (TP3KS), meskipun keberadaan tim tersebut terus menuai pertanyaan masyarakat.

Pertanyaan sederhananya: apa yang sebenarnya dipercepat, apa yang dikendalikan, dan pembangunan apa yang menjadi sasaran TP3KS? Jika fungsi tersebut sebenarnya telah menjadi bagian dari tugas perangkat daerah dan mekanisme birokrasi pemerintahan, mengapa harus ada tim tambahan di luar struktur utama pemerintahan?

Menurut Haris, pemerintah kota seharusnya menjelaskan secara terbuka dasar hukum, struktur, anggaran, kewenangan, indikator kinerja, serta pencapaian konkret TP3KS. Jangan sampai keberadaan tim justru menimbulkan tumpang tindih kewenangan, kegaduhan birokrasi, dan ketidaknyamanan di kalangan ASN maupun OPD.

Kalau memang efektif, tunjukkan hasilnya. Kalau memang penting, jelaskan urgensinya. Jangan masyarakat hanya mengutarakan istilah percepatan dan pengendalian tanpa ukuran yang jelas, tegas Haris.

Ia juga meminta Wali Kota tidak mengabaikan psikologi warga Semarang. Berbagai persoalan mengenai proyek, kegiatan, dan acara pemerintah yang dinilai kurang memiliki manfaat publik dapat memperbesar ketidakpercayaan masyarakat apabila tidak disertai transparansi dan akuntabilitas.

Haris mengingatkan, pertanyaan publik mengenai dugaan kepentingan tertentu—termasuk isu proyek atau kepentingan pribadi—harus dijawab dengan data, bukan kemarahan. Pemerintah perlu membuka ruang dialog sebelum ketidakpuasan berkembang menjadi gerakan masyarakat.

Kota Semarang membutuhkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berpihak pada kepentingan warga negara, bukan birokrasi yang semakin membesar dan membingungkan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Target Investigasi

Recent Articles

Popular Articles