Dari Subulussalam ke Kuala lumpur :8 Dosen STAI Jannatul Firdaus Tampil di Seminar Internasional UKM Malaysia
Target Investigasi
SUBULUSSALAM – Prestasi memuaskan kembali ditorehkan oleh STAI Jannatul Firdaus (STAI JF) Kota Subulussalam, Aceh. Sebanyak 8 dosen terbaiknya terpilih menjadi pemakalah dalam ajang seminar internasional bergengsi ICISSS 2026.
Acara kelas dunia tersebut diadakan di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Bangi, Selangor, kawasan metropolitan Kuala Lumpur, Malaysia.
Seminar internasional ini merupakan forum ilmiah formal yang menghadirkan pembicara dan peserta dari berbagai negara untuk membahas topik dan hasil penelitian dalam lingkup global.
Keikutsertaan 8 dosen STAI JF ini menjadi langkah strategi kampus dalam memperluas jaringan akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas publikasi karya ilmiah di tingkat global.
Daftar 8 Dosen STAI JF dan Topik Makalah Inovatif
Adapun para dosen yang berhasil lolos sebagai pemakalah dengan topik-topik yang sangat relevan dengan isu kekinian adalah:
1. Dr. Agus Suryadi,M.Pd – _Analisis Utilitas Smart Kontrak Blockchain Dalam Bermuamalah_
2. Agustari Husni, S.Pd.I.,M.Pd – _Dari Mimbar ke Algoritma: Transformasi Dakwah Digital dan Pergeseran Otoritas Keagamaan_
3. Zainuddin, S.HI., MH – _Etika Penggunaan AI Perspektif Hukum Islam_
4. Khairatun Nisa Pohan, S.Pd.I.,M.Pd – _Islam dan Perspektif Etika Dalam Kehidupan Modern_
5. Faridah, Lc., MH – _Ketika Dakwah Bertemu Teknologi: Transformasi Dakwah di Dunia Digital_
6.Hj. Fitriyanti Chaniago, S.Ag.,M.Pd – _Peran Keluarga Muslim Menjaga Nilai-Nilai Moral Anak di Tengah Arus Digitalisasi_
7. Intan, SE (Operator)
8. Rosmaini, M.Pd (Daring)
Topik-topik yang diangkat menunjukkan bahwa STAI JF sangat responsif terhadap perkembangan zaman, seperti AI, Blockchain, dan Dakwah Digital.
Manfaat Besar Go Internasional
Keikutsertaan dalam seminar internasional ini memberikan banyak manfaat strategi:
- Memperluas Jaringan Global: Membangun hubungan dengan pelajar dan profesional melintasi negara.
- Meningkatkan Reputasi Akademik: Menjadi nilai tambah yang kuat untuk portofolio, CV, dan akreditasi kampus.
- Wawasan Multikultural: Mendapatkan sudut pandang baru yang lebih luas mengenai masalah dan solusi global dari perspektif Islam.
Ketua STAI JF melalui salah satu dosen menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas pencapaian ini, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan dosen lainnya untuk terus berkarya di kancah internasional.
Dengan tembusnya 8 dosen di forum internasional Malaysia, STAI Jannatul Firdaus membuktikan diri sebagai kampus Islam yang siap bersaing di era digital dan global.
Jusmadi
Komentar (1)
Menyala STAI Jannatul Firdausku