Pengerjaan Perbaikan Ruas Jalan Nasional Di Kecamatan Muara Satu Terbengkalai. Tantawi : BPJN Dan Kontraktor, Segera Selesaikan!

Terkini 29 Aug 2026 00:58 • 2 min read • 106 views • By ZAHRUL

Share berita ini

Pengerjaan Perbaikan Ruas Jalan Nasional Di Kecamatan Muara Satu Terbengkalai. Tantawi : BPJN Dan Kontraktor, Segera Selesaikan!
#sorotan #tantawi # DPRAceh

Target Investigasi 



LHOKSEUMAWE – Proyek perbaikan Jalan Nasional Medan–Banda Aceh yang meliputi kawasan Batuphat, Blang Pulo, Paloh, dan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dikeluhkan masyarakat karena dinilai menimbulkan gangguan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Pantauan warga di sejumlah titik proyek menunjukkan kondisi badan jalan yang telah dikeruk namun belum dilakukan pengaspalan kembali. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan menjadi tidak rata, berdebu saat cuaca panas, dan berlumpur serta licin ketika hujan turun. Akibat nya, banyak masyarakat yang menjadi korban kecelakaan di ruas jalan tersebut


Sejumlah pengguna jalan mengaku harus lebih berhati-hati saat melintas karena terdapat bagian jalan yang mengalami penurunan permukaan. Warga juga menyoroti peringatan minimalnya rambu-rambu di beberapa lokasi pekerjaan yang dinilai berpotensi membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, aktivitas pengerukan jalan juga menimbulkan debu yang cukup tebal. Debu tersebut dikeluhkan warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar lokasi proyek karena berdampak pada kesehatan serta kenyamanan lingkungan.


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan Aceh Utara-Lhokseumawe, Tantawi, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama pihak kontraktor agar tidak menghentikan pekerjaan yang sedang berlangsung dan segera melanjutkan penyelesaian proyek tersebut.


Selain persoalan debu yang setiap hari dihirup warga, kondisi jalan yang sudah dikeruk juga berspekulasi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Karena itu kami meminta BPJN dan kontraktor untuk segera melanjutkan pekerjaan hingga tuntas,” ujar Tantawi.


Menurutnya, keberadaan proyek perbaikan jalan pada dasarnya sangat dibutuhkan masyarakat karena bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional. Namun, pelaksanaannya harus memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan masyarakat sekitar.


Apalagi sudah banyak kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tersebut baik laka tunggal maupun kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan. Warga berharap pengerjaan proyek segera terselesaikan sehingga arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. Mereka juga meminta pihak pelaksana proyek memasang rambu-rambu keselamatan yang memadai serta melakukan pengendalian debu selama proses pekerjaan berlangsung.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Target Investigasi

Recent Articles

Popular Articles